Hammond: Inggris Harus Menunda Brexit Jika Anggota Parlemen Menolak Kembali Kesepakatan

author

CF Forex

Share Post

Hammond: Inggris Harus Menunda Brexit Jika Anggota Parlemen Menolak Kembali KesepakatanInggris mungkin harus menunda meninggalkan Uni Eropa jika anggota parlemen tetap menolak kesepakatan pemisahan yang diusulkan pemerintah dalam pemungutan suara minggu depan. Hal itu dikatakan Menteri Keuangan Philip Hammond pada hari Kamis (7/3).


Kecuali jika Perdana Menteri Inggris Theresa May berhasil meyakinkan Parlemen Inggris untuk menyetujui perjanjian pemisahan dengan Uni Eropa. Bila tidak, maka anggota parlemen harus memutuskan apakah akan menunda Brexit atau mendorong ekonomi terbesar kelima dunia tersebut masuk ke dalam kekacauan, dengan meninggalkan Uni Eropa tanpa kesepakatan.


“Sikap pemerintah sangat jelas, apa kemauan parlemen tentang hal ini. Apakah parlemen akan memilih untuk tidak meninggalkan Uni Eropa tanpa kesepakatan,” kata Hammond kepada radio BBC, seperti dikutip oleh Reuters.


Hammond memperingatkan kolega-koleganya di parlemen, jika mereka gagal mendukung kesepakatan pemerintah, mereka menghadapi risiko hubungan ekonomi yang tidak pasti dengan Eropa.


"Kami kemudian akan berada di wilayah yang tidak diketahui di mana konsensus harus ditempa di House of Commons (DPR) dan itu pasti akan berarti kompromi yang dibuat," katanya. Maka dia mengusulkan, cara parlemen untuk menghindarinya adalah dengan memilih kesepakatan.


Anggota parlemen pada 15 Januari lalu telah memberikan suara 432-202 melawan kesepakatannya, kekalahan telak pemerintah dalam sejarah parlementer Inggris modern.


Sebagian besar kekalahan tersebut disebabkan oleh hambatan masalah perbatasan Irlandia, yang dimaksudkan untuk menghindari kembalinya perbatasan tegas antara Irlandia Utara dan Republik Irlandia.


Pejabat Uni Eropa pada hari Rabu (6/3) mengatakan bahwa pembicaraan Inggris dengan Uni Eropa tentang perubahan kesepakatan pemisahannya tidak menghasilkan kemajuan dan tidak ada solusi cepat yang terlihat.


Inggris menginginkan perubahan yang mengikat secara hukum untuk memastikan hal itu tidak akan terbatas, untuk menghilangkan kekhawatiran di antara anggota parlemen bahwa Inggris dapat dikunci dalam kesatuan pabean yang berkelanjutan dengan Uni Eropa.


Ketika ditanya secara langsung apakah Hammond akan meninggalkan pemerintah jika PM May memutuskan untuk pergi tanpa kesepakatan, Hammond mengatakan "Saya selalu mengatakan bahwa saya percaya itu akan menjadi hasil yang sangat buruk bagi Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa tanpa kesepakatan."