Perdana Menteri Inggris Theresa May Mengesampingkan Brexit No-Deal

author

Unknown

Share Post

Perdana Menteri Inggris Theresa May Mengesampingkan Brexit No-DealPerdana Menteri Inggris Theresa May pada hari Selasa akan mengusulkan secara resmi mengesampingkan Brexit No-Deal dalam upaya untuk menghindari penolakan oleh anggota parlemen yang mengancam untuk mengambil alih proses perpisahan, surat kabar The Sun melaporkan.


Ketika krisis Brexit merebak, PM May melakukan upaya terakhir untuk mendapatkan perubahan pada paket perpisahan tetapi anggota parlemen akan berusaha pada hari Rabu untuk mengambil kendali Brexit dalam serangkaian suara parlemen.


Setelah parlemen Inggris memberikan suara 432-202 terhadap kesepakatannya pada bulan Januari, kekalahan terburuk dalam sejarah Inggris modern.


Tetapi banyak anggota parlemen Inggris dan beberapa menterinya sendiri telah memperingatkan akan mencoba untuk mengambil kendali Brexit untuk mencegah ekonomi terbesar kelima di dunia itu masuk ke dalam krisis ekonomi yang kacau.


Reuters melaporkan pada hari Senin bahwa pemerintah PM May membuka pintu terhadap berbagai opsi termasuk kemungkinan penundaan Brexit dan refferendum kembali.


Setelah bertemu dengan para pemimpin Uni Eropa di resor Laut Merah di Sharm El-Sheikh pada hari Senin, PM May mengatakan "Kepergian tepat waktu adalah dalam jangkauan kami dan bersikeras bahwa menunda Brexit tidak akan ada cara untuk menyelesaikan kebuntuan di parlemen atas perpisahan."


Dengan sisa waktu satu bulan hingga tenggat Brexit, hasil akhirnya masih belum jelas dengan skenario mulai dari kesepakatan menit terakhir hingga refferendum lain yang telah diingatkan oleh PM May akan membuka kembali divisi-divisi referendum 2016.


Oposisi Partai Buruh pada hari Senin mengatakan bahwa akan mendukung seruan refferendum kedua tentang Brexit jika parlemen menolak rencana alternatifnya untuk meninggalkan Uni Eropa.