Fed Merampungkan Perubahan Stress Test Perbankan 2019

author

Unknown

Share Post

[caption id="attachment_8517" align="alignleft" width="300"]Stress Test Untuk Perbankan AS Telah Dirampungkan Oleh Fed Stress Test Untuk Perbankan AS Telah Dirampungkan Oleh Fed[/caption]

Stress test bank AS yang dilakukan selama periode tahun ini akan membantu Federal Reserve memutuskan perubahan permanen apa yang akan dilakukan pada pemeriksaan yang diikuti dengan cermat, kata pejabat The Fed tentang pengawasan keuangan Randal Quarles, pada hari Rabu.



Pada hari Selasa kemarin, diberitakan bahwa The Fed telah membuat stress testing untuk bank-bank besar agar lebih transparan di tahun 2019 sehingga dapat memberikan perusahaan keuangan informasi lebih banyak tentang bagaimana portofolio mereka apabila akan tampil di bawah guncangan ekonomi yang kuat. Perubahan ini dilakukan untuk menanggapi keluhan terhadap bank yang sudah berjalan lama bahwa proses stress test rumit dan tidak transparan.



Bank-bank yang memiliki aset antara $ 100 miliar sampai $ 250 miliar, seperti SunTrust Banks (NYSE:STI) dan Fifth Third Bancorp (NASDAQ:FITB), tidak diwajibkan untuk mengikuti stress test 2019.



"Tantangan kami sekarang adalah untuk mempertahankan kekuatan test, sambil meningkatkan efisiensi, transparansi, dan integrasi ke dalam kerangka peraturan pasca-krisis," kata Wakil Ketua Pengawasan Federal Reserve Randal Quarles dalam sambutannya. "Pengalaman kami dengan tahun sementara ini akan menginformasikan peralihan ke siklus pengujian yang lebih lama secara permanen - sebuah perubahan yang tentu saja akan tunduk pada proses pemberitahuan dan komentar penuh."



Strees test 2019 ini juga akan mencakup pencairan kredit saat ketika terjadi lompatan tingkat pengangguran hingga 10 persen dari tingkat saat ini pada kisaran 4 persen serta meningkatnya tekanan dalam pinjaman korporasi dan pasar real estat komersial dalam skenario paling parah sekali pun.



Stress test adalah agenda tahunan utama bagi bank-bank atau lembaga keuangan besar karena mereka tidak dapat mendistribusikan modal melalui dividen, pembelian kembali saham atau investasi lain tanpa kliring yang diatur dengan ketat oleh Fed. Ada tiga puluh empat pemberi pinjaman lulus ujian tahun lalu, sementara Goldman Sachs (NYSE:GS) dan Morgan Stanley (NYSE:MS) menerima persetujuan bersyarat yang membatasi distribusi modal mereka. Anak perusahaan AS untuk Deutsche Bank (DE:DBKGn) memiliki rencana modalnya ditolak oleh The Fed.