Emas Bertahan diatas $ 1300

author

Abie Santiang

Share Post
    Memulai perdagangan tahun ini, emas berhasil meraih level tertinggi dalam tiga bulan, didukung oleh ekspektasi positif mengenai prospek logam mulia itu pada 2018.
    Kenaikan harga emas terjadi seiring dengan kejatuhan dollar, yang tertekan karena keraguan mengenai dampak reformasi pajak pada ekonomi AS. Sepanjang 2017, dollar mencatat performa terburuknya dalam 14 tahun dengan anjlok 10%. Greenback sempat reli di awal tahun karena harapan pemerintahan Trump akan mendorong pertumbuhan AS dengan pemotongan pajak dan deregulasi.
    Tapi seiring berjalannya waktu, pasar dan publik semakin ragu dengan kemampuan Trump mewujudkan ambisi ekonominya. Dollar tetap tertekan meski the Fed menaikkan suku bunga tiga kali. Faktor lain yang menyebabkan dollar jatuh adalah skandal Rusia yang menyangkut Gedung Putih, rendahnya inflasi AS dan ketegangan dengan Korea Utara.
    Sebaliknya emas justru menampilkan performa yang gemilang pada 2017. Meski sempat terpuruk di $1146 pada awal tahun, harga mampu bangkit dan mencapai peak di $1357 pada September, tertinggi dalam setahun. Sepanjang 2017, harga emas naik 12%, performa terbaik dalam tujuh tahun. Sampai akhir pekan lalu, harga mencatat kenaikan mingguan keempat kali berturut-turut.
    Hedge fund dan manajer investasi menambah posisi beli emas di COMEX untuk dua minggu berturut-turut sampai 26 Desember lalu. Tren kenaikan emas diperkirakan berlanjut pada 2018 karena biaya pinjaman riil masih rendah secara historis dan adanya kekhawatiran koreksi tajam pada saham dan obligasi. Isu geopolitik dari Semenanjung Korea dan Timur Tengah diperkirakan masih menopang harga. Faktor lain yang dapat mempengaruhi pergerakan harga adalah utang dan defisit AS. Pemotongan pajak pemerintahan Trump diperkirakan akan membuat defisit AS membengkak, yang dapat memaksa Washington menerbitkan lebih banyak surat utang.
 
    Hari ini harga emas naik 0,54% dengan sempat menyentuh $1307,40 atau tertinggi sejak September. Posisi harga sudah berada di atas MA 10, 20, dan 50. Bila MA 20 menembus ke atas MA 50, momentum bullish terjaga. Namun RSI (14) sudah di atas 70 dan Stochastic (8 3 3) sudah di atas 80, indikasi adanya pullback dalam waktu dekat.

Join Channel Telegram untuk dapatkan update terbaru :
https://t.me/CFForex