Emas mendekati MA 20, Hati hati koreksi

author

Abie Santiang

Share Post
    Harga emas naik untuk empat sesi berturut-turut dengan menyentuh level tertinggi dalam dua minggu di saat dollar tertahan dan saham global melemah.
    Saham global dan dollar tak banyak reaksi setelah lolosnya RUU pajak di Kongres dan Senat. Legislasi itu kini menunggu ditandatangani oleh Presiden Trump. Reformasi pajak yang mencakup pemotongan pajak korporat itu sudah terfaktorkan di pasar keuangan dunia, eforianya sudah tercermin di harga terutama di saham. Kini pasar mulai mengevaluasi apakah pemotongan pajak ini efektif untuk mendorong pertumbuhan.
    Dengan lewatnya RUU, pajak fokus kini tertuju ke anggaran pemerintah. Kongres harus meloloskan rancangan anggaran sementara minggu ini untuk menghindari shutdown. Pergerakan emas ke depan bergantung pada arah kebijakan the Fed dan efektivitas aturan pajak baru, yang turut mempengaruhi pergerakan dollar.
    Emas sudah naik lebih dari 2% sejak menyentuh level terendah dalam lima bulan di $1235 per troy ons, terangkat oleh pelemahan dollar dan saham. Namun pelaku pasar kini mulai berhati-hati menjelang musim liburan akhir tahun. Selama kuartal keempat, pergerakan harga mencatat rentang paling kecil dalam satu dekade. Namun selama 2017, harga sudah naik 9,5%.
    Dalam perdagangan di Asia, harga emas naik 0,17% ke $1267,65 per troy ons. Bila harga mampu ditutup di atas MA 25, menjaga momentum bullish untuk menuju $1273-1275.