Laporan Data KPR Tidak Mempengaruhi Pergerakan Aussie

author

CF Forex

Share Post
Aussie alami penurunan lanjutan dengan JPY yang tetap melemah pada awal perdagangan sesi Asia pasca penurunan tajam pada data penjualan mesin Jepang. Aussie melayang lebih rendah meski laporan data KPR australia sesuai dengan perkiraan.

USDJPY diperdagangkan naik 0.13% pada level 100.72, sedangkan AUDUSD diperdagangkan pada level 0.7542 penurunan 0.40%. GBPUSD turun 0.13% ke level 1.2935.

Pada laporan data Australia, data KPR bulan Mei turun 1.0% lebih rendah dari dari penurunan sebelumnya di 2.0%, dengan angka pembiayaan perumahan naik 3.9% untuk bulan yang sama, sedangkan laporan pada bulan April berada pada penurunan 5.0%. Di Jepang, laporan data pesanan core mechine bulan Mei turun tajam 11.7%, berbanding dengan penurunan sebelumnya di 8.7%. Menteri Keuangan zona Euro akan mengadakan pertemuan di Brussels dan Ketua Fed Kansas Esther George akan berpidato pada Acara Missouri.

Dilaporkan bahwa China melanjutkan kenaikan pada Indeks Harga Konsumen dengan moderasi lanjutan 1.9% y/y pada bulan Juni dengan pengaruh dari laporan harga pangan yang begerak lambat sejak Januari, saat Biro Statistik Nasional mengubah sejumlah bobot barang yang membentuk indeks.

Laporan harga makanan naik 4.6% y/y di bulan Juni, penurunan dari kenaikan 5.9% bulan Mei melonjak 7.4% dibulan April. Data menunjukan bahwa China masih berada dalam periode waktu inflasi bahkan dalam fase kekhawatiran akan deflasi yang telah hilang, sehigga kemungkinan Bank Rakyat China akan melakukan pelonggaran moneter secara agresif untuk mendukung perekonomian dan untuk mempertahankan suku bunga rendah.

Indeks saham dolar AS mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, dengan kenaikan 0.10% ke level 96.41. Pekan lalu, dollar berakhir melemah terhadap mata uang utama lainnya faktor prospek kenaikan suku bunga Federal Reserve yang tetap meredup meski laporan data pekerjaan As bulan Juni lebih kuat dari yang di perkirakan. Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa ekonomi AS menambahkan 287.000 pekerjaan bulan lalu, jauh dari perkiraan para ekonom pada 175.000.

Rata-rata penghasilan per jam naik 2.6% berbanding dengan tahun sebelumnya. Namun laporan tersebut menunjukan bahwa tingkat pengangguran naik hingga 4.9% dan angka upah bulan Mei direvisi turun 11.000 dari yang dilaporkan sebelumnya 38.000, peningkatan bulanan terkecil sejak 2010.

Laporan data pekerjaan yang kuat tidak dapat mengubah Fed menaikkan suku bunga, namun prospek poundsterling tetap lemah jelang pengumuman kebijakan moneter Bank of England pada hari Kamis. Bank of Canada juga mengadakan pertemuan kebijakan moneter pada minggu ini, dengan harapan tidak ada perubahan kebijakan moneter.