Laporan Pergerakan Pasar Harian - Selasa, 26 April 2016

author

CF Forex

Share Post
Saham AS ditutup sedikit lebih rendah pada perdaganga Senin Kemarin, dengan penurunan energi industri terkemuka dan defensif antara para pemimpin, jelang pertemuan bank sentral utama dan pendapatan akhir pekan ini.

Komite open market The Fed diperkirakan tidak akan terpengaruh dengan tingkat suku bunga yang dijadwalkan untuk hari Selasa dan Rabu ini, akan tetapi investor akan meneliti setiap statement pada potensi kenaikan pada pertemuan bulan Juni.

Bank of Japan akan merilis pernyataan ITS kebijakan moneter hari Kamis. Saham Eropa berakhir lebih rendah pada kisaran kurang lebih setengah persen dengan bank stock yang buruk.

Dolar bergerak lebih rendah terhadap mata uang utama lainnya pada hari Senin, pasca rilis data AS yang lemah dan sentimen data sektor perumahan yang buruk pada greenback jelang pertemuan rapat Federal Reserve minggu ini.

Dollar AS tergelincir terhadap JPY pada hari Senin karena para pedagang mengambil keuntungan dari reli greenback terbaru terhadap mata uang Jepang dan pelemahan terhadap mata uang lainnya.

Mata uang utama di perkirakan akan dovish pada pertemuan Federal Reserve. JPY mengalami penurunan 2.1% terhadap dollar pada hari Jumat setelah Bloomberg melaporkan bahwa Bank of Japan bisa saja memperluas kebijakan suku bunga negatif bulan Januari.

Poundsterling menguat pasca Presiden AS Barack Obama memperingatkan bahwa Inggris berada di antrian selanjutnya untuk melakukan kesepakatan dengan AS pada even keluarnya Ingrris dari Uni Eropa atau Brexit.

Perdagangan pasar Australia masih ditutup memperingati hari libur ANZAC. Dilain tempat USDCAD stabil di level 1.2671.

Emas rally tajam pada hari Senin, di tengah pelemahan dollar karena logam mulia menghapus beberapa kerugian dari sell-off besar-besaran pada akhir pekan lalu jelang dimulainya pertemuan Komite Open Market Federal Reserve dua hari.

The Fed diperkirakan tidak akan menaikan suku bunga pada pertemuan April 26-27, akan tetapi pasar akan memperhatikan bank sentral AS pada perekonomian global dan prospek kebijakan moneter secara keseluruhan.