Laporan Harian Pergerakan Pasar

author

CF Forex

Share Post
Saham As bergerak sedikit lebih tinggi pada hari Rabu Kemarin (27/4), pasca kekhawatiran Federal Reserve mengenai kenaikan suku bunga pada bulan Juni, meskipun penurunan terjadi pada saham Apple berada pada indeks Nasdaq.

Para ekonom yang disurvei oleh Reuters diperkirakan meningkat dua angka tahun ini, namun harga futures menunjukan traders untuk tidak memperkirakan kenaikan hingga bulan September, menurut SME groupd Fed Watch Tool.

Pertemuan The Fed selanjutnya pada tanggal 14-15 Juni, sementara pasar tenaga kerja melanjutkan penguatan, inflasi masih berada dibawah target bank sentral 2% dan beragam data ekonomi mengambang hingga kenaikan suku bunga selanjutnya.

The Federal REserve mempertahankan tingkat suku bunga untuk tidak berubah dan melanjutkan perkiraan "hanya peningkatan bertahap" pada tingkat dana the Fed.

Pernyataan dari The Federal Open Market Committee mengatakan "kegiatan ekonomi tampak lebih lambat" dan "pertumbuhan data household spending dimoderasi, meskipun data household real income naik pada tingkat yang solid dan data consumer sentiment masih berada pada level yang tinggi".

Pernyataan terbaru menghapus garis yang menunjukan resiko dari ekonomi global dan keuangan. The Bank of Japan membuat pernyataan untuk kebijakan moneter hari Kamis. Devisit perdagangan barang AS bulan Maret pada $56.90 Miliar, menyusut dari $62.86 kesenjangan yang sangat terlihat pada bulan sebelumnya.

Saham Eropa ditutup lebih tinggi, sedangkan saham Asia di tutup lebih rendah dengan Nikkei 225 dan Shanghai Composite berakhir hampir 0.4% lebih rendah.

Pada berita ekonomi, penjualan data rumah mengalami peningkatan 1.4% pada bulan Maret.

Indeks saham dollar AS mencoba untuk mengarah ke volatilitas perdagangan setelah statement the Fed dirilis. Euro mendekati $1.13 dan JPY pada 111.5 terhadap greenback.

Pada bulan April kebijakan moneter relatif netral, The Fed Open Market Committee membiarkan kisaran target pada patokan suku bunga tidak berubah Federal Reserve pada level antara 0.25 dan 0.50%.

Ahli strategis mata uang Commonwealth Bank Ellias Haddad mengatakan Fed sedikit kurang berhati-hati pada bulan Maret, namun FOMC muncul sedikit lambat untuk segera kembali menaikan suku bunga.

FOMC mengatakan untuk kedepannya akan menilai kondisi ekonomi, langkah kondisi keuangan pasar tenaga kerja, indikasi tekanan dan harapan inflasi, serta akan membacakan perkembangan international dan keuangan sebagai alat pengukur penyesuaian tingkat suku bunga Fed di masa yang akan datang. Secara kontras, BoJ dapat mengahadappin semuanya dengan baik meskipun ada beberapa keputusan.

Setiap pelonggaran cenderung fokus pada perlebaran data purchases aset beresiko seperti dana yang di perdagangkan pada bursa (ETF), meski BoJ secara resmi mengatakan bahwa mereka dapat menggabungkan ekspansi dengan pembelian obligasi pemerintah dan penurunan suku bunga lainnya.

Emas mengalami keuntungan setelah The Fed mengatakan akan membiarkan tingkat suku bunga tidak berubah penyebab melambatnya kegiatan Ekonomi. Pada hari sebelumnya, emas mengalami peningkatan pada sesi ketiga secara dengan perkiraan menurun oleh AS. Data AS diperkirakan membebani dollar jelang keputusan kebijakan moneter Federal Reserve.

Harga minyak meningkat 3% pada hari Kamis, menghantam level tertinggi terbaru 2016 dengan pelemahan dollar setelah adanya pengumuman Suku bunga AS. Minyak naik lebih awal, sehari setelah kelompok industri mengatakan persediaan minyak mentah telah anjlok pada minggu terakhir. Namun penurunan harga terjadi setelah Informasi data administrasi energi melaporkan stok minyak mentah naik 2Juta barel pekan lalu dengan puncak pada 540.6 Juta barel.

Source-CNBC/Investing.com