Emas Mencoba Bangkit Saat Pasar Lengah

author

CF Forex

Share Post
Perdagangan bursa komoditas berjangka di hari Rabu(3/2), harga emas terpantau diperdagangkan lebih tinggi ketika perhatian pasar tengah menanti laporan ADP Nonfarm Payrolls dan PMI Non-Manufaktur Amerika nanti malam.

Berlangsungnya perdagangan di sesi Asia, emas berjangka pengiriman Februari terpantau diperdagangkan lebih tinggi 0.17% di level $1.129.10 per troy ounce di divisi Comex, AS. Sedangkan untuk perak berjangka pengiriman Maret terpantau naik 0.04% di level $14.285 per troy ounce.

Harga emas terlihat masih mencoba teruskan kenaikan sejak awal pekan ini, ketika permintaan greenback dibayangi tekanan akibat melambatnya pertumbuhan ekonom AS. Pelemahan yang dialami greenback juga dipicu oleh sentimen pasar yang terlihat menahan diri dalam mengantisipasi data Nonfarm Payrolls AS Jumat nanti.

Pada hari Senin kemarin, Biro Analis Ekonomi menyebutkan bahwa belanja konsumen AS tidak alami perubahan atau tetap 0.0% di bulan Desember dan untuk pendapatan pribadi telah naik sebesar 0.3% di bulan Desember. Selain itu, laporan dari Institute for Supply Management juga menyebutkan bahwa PMI Manufaktur AS terlihat flat, yang disesuaikan secara musiman menjadi 48.2 di bulan Januari dari 48.2 di bulan Desember.

Dukungan lain yang telah mendorong harga emas alami kenaikan dipicu oleh laporan ekonomi Tiongkok pagi ini. Berdasarkan laporan resmi yang dirilis oleh Markit menyebutkan bahwa PMI Jasa di wilayah Tiongkok telah mengalami kenaikan, yang disesuaikan secara musiman menjadi 52.4 di bulan Januari 50.2 di bulan Desember.

Sementara itu, memasuki perdagangan Eropa dan AS nanti malam pasar akan dihadapkan dengan sebuah laporan ADP Nonfarm Payrolls yang dilanjutkan dengan data PMI Non-Manufaktur AS. Sejalan dengan laporan tersebut, harga emas memiliki peluang mengalami gejolak pergeseran harga kembali.