Bullish Terjadi Pada Perdagangan Sesi Tokyo

author

CF Forex

Share Post
USDJPY mencoba membuat traksi pasa sisi bawah sejak penurunan tren menekan DMA 200 di 121.20 bulan ini. USDJPY kehilangan 10 angka besar pada sentimen risk-off dan harga minyak saat ini masih pada harga yang sama, the Fed menambah kericuhan karena pasar mulai tidak mengantisipasi kenaikan suku bunga Fed pada semester pertama 2016.

USDJPY jatuh pada awal bulan ini dan keyakinan diperdagangkan ke sisi bawah sejak menembus di bawah, pertama, 116, 115,50 dan kemudian kehilangan level psikologis 115. Level terendah harian sejauh ini berada pada 110.97. Pullback ke level 114.86 sementara Jepang tampak membutuhkan beberapa perubahan kebijakan yang serius dari BoJ yang kehabisan pilihan cepat, dan pedagang tetap waspada pada ekspektasi bentuk intervensi dari otoritas Jepang, membuat prospek bearish pada Yen.

Pada sepekan kedepan, data Jepang relatif tenang kecuali IHK. Disisi lain AS memiliki beberapa event resiko, bersama dengan sejumlah pembicaraan dari Fed.

Level utama USDJPY adalah 116.00 dan 112.00 dengan pivot pada 112.17, R1 pada 113.26, R2 pada 113,87, dan R3 pada 114,34. Pada sisi bawah pivot S1 pada 112,17, S2 pada 111,70, dan S3 pada 111,09.

"Pasar bertahan tepat dibawah level 115.07, retracement 38.2% dari penurunan dari puncak bulan Februari dan kami mendukung kegagalan disana" menurut penjelasan Karen Jones, analis kepala di Commerzbank.

"Namun perhitungan Elliot Wave pada grafik harian menunjukan pemuliahan lebih dalam ke band 115.80/117.30 dan tidak dapat menyingkirkan rebound korektif lebih dalam di sekitar daerah tersebut. Pada level terendah sebelumnya berada di level 115.97 (20 Januari) seharusnya saat ini bertindak sebagai resistance dan pasar akan tetap dalam penawaran jual di sisi bawah.