Lonjakan Emas Pasca Sentimen Risk Aversion

author

CF Forex

Share Post
Valuasi emas meroket dalam kondisi risk aversion setelah minyak menyentuh level terendah 12-tahun baru, yang memicu perburuan aset-aset safe haven seperti emas. Sering dianggap sebagai salah satu pilihan investasi ketika pasar finansial diguncang ketidakstabilan, emas serta aset safe haven lain seperti Yen Jepang akan diuntungkan sentimen risk aversion pasar. Pada sesi AS emas terpaksa mengurangi keuntungannya di penghujung perdagangan setelah indeks-indeks utama AS rally meski tetap berakhir melemah tajam.

Pelemahan Dollar AS, yang turun ke level terendah setahun terhadap Yen, menambahkan faktor penguatan tajam emas. Logam mulia kembali ke atas level $1100 dan mengakhiri perdagangannya di level tertinggi dalam hampir 2-pekan. Perdagangan emas berakhir di level $1101.10 per troy ons, naik 1,32%.

Selanjutnya, rally emas akan diuji dari data klaim pengangguran AS dan keputusan moneter European Central Bank (ECB) yang akan berpotensi menggerakkan Dollar AS. Emas berpeluang menambahkan penguatannya jika Dollar AS melemah karena akan membuat investor pemegang mata uang selain Dollar AS menilai harganya akan menjadi lebih murah. Sementara penurunan harga minyak, yang belakangan cenderung menguntungkan emas, akan menantikan laporan suplai minyak mentah mingguan dari pemerintah AS.