Bursa Saham Dan Pelemahan Dollar Bantu Mendongkrak Emas

author

CF Forex

Share Post
Emas menguat pada hari Jumat setelah melemah dalam empat dari lima sesi terakhir. Pelemahan dollar dan anjloknya bursa saham membuat permintaan emas sebagai aset safe haven meningkat. Kecemasan akan ekonomi China dan pertumbuhan global, serta kembali anjloknya harga minyak mentah menyeret turun aset-aset berisiko.

Data-data ekonomi AS yang dirilis hari Jumat terbilang mengecewakan, khususnya penjualan ritel inti yang menurun, membuat dollar tertekan. Bursa saham China telah memasuki bear market, istilah umum yang digunakan jika mengalami penurunan setidaknya 20% dari level puncak. Anjloknya bursa China merembet ke bursa saham Eropa dan AS, indeks FTSE 100 Inggris bahkan berada di titik terendah tiga tahun, sementara Wall Street sempat menyentuh level terendah 15 bulan.

SPDR Gold Trust, ETF berbasis emas terbesar di dunia, melaporkan kepemilikan aset hari Kamis masih stabil, dan menjaga total inflow di tahun ini sebesar 11,7 ton. Emas pada perdagangan Jumat berakhir di level 1088.59, dengan setekah sempat menyentuh level tertinggi intraday 1097.40, dengan level terendah 1076.34