Sterling Seperti Menindas Euro

author

CF Forex

Share Post
Ditengah ketidakpastian pergerakan naik turun Dollar AS faktor rilis data ekonomi yang membaik pekan lalu, rupanya mata uang di negara-negara Eropa turut mengambil langkah tersendiri. Seperti sterling yang tanpa diduga telah bergerak menyentuh level tertinggi dalam waktu 3 bulan terhadap Euro di hari Kamis kemarin. Apa yang menjadi penyebab Sterling dapat menguat di tengah tekanan pelemahan ekonomi global ini?

Fakor komentar dari Presiden Bank Sentral Eropa, Mario Draghi, yang menggeser fokus pada perbedaan outlook kebijakan moneter yang mencolok antara Inggris dan zona-Euro membuat Sterling berbalik menguat. Perbedaan gap antara yield obligasi Inggris pada tenor 10-tahun dengan Jerman otomatis melebar hingga mendongkrak permintaan terhadap Sterling. Pernyataan tersebut diberikan Draghi pada para pemangku kebijakan Eropa, terutama mengenai dinamika inflasi yang telah melemah di zona-Euro.

Sebagian besar pelemahan inflasi disebabkan oleh kejatuhan harga komoditas seperti minyak, juga imbas tertunda dari apresiasi nilai tukar Euro. Hal ini kemudian membuka peluang kebijakan moneter akomofatif lebih lanjut pada bulan Desember mendatang. Selain itu, laporan pertumbuhan upah dan pasar kerja Inggris di hari Rabu kemarin juga cukup kontras sehingga dapat memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga Bank Sentral Inggris pada kuartal ketiga atau keempat di tahun 2016 nanti.