BOJ Memberikan Petunjuk Tentang Kebijakan Suku Bunga

author

CF Forex

Share Post
Bank of Japan mempertahan program QQE tidak berubah dan tidak memberikan tanda-tanda akan adanya perubahan kebijakan dalam waktu dekat. Dalam pernyataan itu, BoJ mengakui kelemahan dalam produksi dan ekspor,tapi tetap percaya diri tentang prospek untuk investasi, konsumsi dan pasar tenaga kerja. Sementara itu, gubernur terus mengekspresikan pandangan optimis pada prospek inflasi selama berlangsungnya pidato postmeeting.

"Kami akan terus mencari probabilitas 40% BoJ akan memperluas QE pada meeting 30Oktober, dan probabilitas 50% yang akan dilaksanakan pada semester pertama tahun depan", tercatat DBS Group Research.

Ekspektasi perkembangan inflasi akan menjadi yang paling penting untuk dilirik. BoJ telah berulang kami mengatakan bahwa program QQE yang akan bekerja melalui pola deflasi ekonomi, membuat ekspektasi dan menekan suku bunga rill. Survei Tankan 3Q menunjukan penurunan ringanpada ekspektasi harga pada sektor korporasi. Jika ini terus berlanjut dan ekspektasi inflasi household juga akan mudah, tekanan yang dihadapi BoJ untuk memperluas QE akan meningkat secara substansial.

Perlambatan pertumbuhan tidak begitu mengkhawatirkan. Memburuknya pertumbuhan PDB sejauh ini masih rendah, dengan penurunan aktifitas manufaktur diimbangi dengan pertumbuhan data jasa dan konstruksi. Dampak terhadap lapangan kerja, upah dan ekspektasi harga yang diperkirakan akan terbatas - kecuali headwins eksternal mengintensifkan, data ekspor terus menurun dan output gap memburuk terus - menerus pada kuartal mendatang.