Rencana Kenaikan Suku Bunga AS Mengkhawatirkan Emas

author

CF Forex

Share Post
Harga emas spot LLG dan berjangka Comex ditutup melemah pada akhir perdagangan Sabtu dini hari akhir pekan lalu (14/9). Harga logam mulia tergerus turun dan menggenapi penurunan mingguan untuk kali ketiga berturut-turut. Ketidakpastian mengenai waktu kenaikan suku bunga acuan AS mengakibatkan turunnya minat para pelaku pasar terhadap komoditas logam mulia.

Para pelaku pasar menahan pembelian sembara menantikan hasil pertemuan FOMC Fed yang akan diumumkan tanggal 17 September mendatang. Fed diharapkan memberikan kerangka waktu yang lebih jelas kapan suku bunga acuan akan dinaikkan. Sebelum ada kepastian tersebut para investor tampaknya akan menunda untuk mengambil arahan di pasar emas.

Harga emas telah memperoleh dukungan yang lebih besar selama beberapa tahun belakangan akibat suku bunga acuan yang sangat rendah di Amerika Serikat. Saat ini bank sentral Amerika Serikat mulai memberikan sinyal akan menaikkan suku bunga acuan tersebut sehingga harga emas terpukul seiring kenaikan nilai tukar dollar AS.

Harga emas spot LLG pada penutupan perdagangan akhir minggu lalu ditutup pada posisi 1.105,26 dollar per troy ons. Harga emas berjangka Comex juga tampak mengalami penurunan yang signifikan. Di akhir perdagangannya Sabtu dini hari lalu harga emas Comex tersebut mengalami pelemahan 0,5 persen dan ditutup di posisi 1.103,30 dollar per troy ons.

Pada sesi perdagangan di Asia Senin pagi (14/9) harga emas terpantau masih cenderung bergerak melemah. Harga emas spot LLG pagi ini ditransaksikan pada posisi 1.106,35 dollar per troy ons.

Diperkirakan pergerakan harga emas spot LLG hari ini akan cenderung melanjutkan penurunannya di sesi Asia. Harga emas secara umum masih menunjukkan pola pergerakan yang melemah untuk jangka pendek.

Pada perdagangan hari ini harga emas berpotensi mengetes level support pada posisi 1.100 dollar per troy ons. Jika berhasil ditembus harga berpotensi melanjutkan pelemahan lagi ke posisi 1.095 dollar. Sedangkan jika terjadi pergerakan rebound harga akan mengetes level resistance pada posisi 1.110 dollar. Jika berhasil ditembus harga akan melanjutkan peningkatan ke posisi 1.115 dollar.