Dollar Menguat Emas Kembali Tertekan

author

CF Forex

Share Post
Pasar emas mengawali pekan dengan pelemahan seiring penguatan Dollar dan investor memonitor indikator ekonomi AS untuk mendapatkan petunjuk waktu kenaikan suku bunga AS. Pasar emas belum menemukan dorongan penguatan setelah mencatatkan penurunan terbesar dalam dua tahun di bulan Juli.

Konsumen AS tetap percaya diri membelanjakan pemasukannya di bulan Juni berkat peningkatan pendapatan. Data ini mengindikasikan pasar tenaga kerja mempertahankan penguatannya sehingga diasumsikan dapat membujuk bank sentral untuk lebih cepat menaikkan suku bunga dari rekor terendah. Kenaikan suku bunga dan penguatan Dollar merupakan sentimen negatif untuk emas yang tidak memberikan bunga dan diperdagangkan dalam Dollar AS.

Selain itu, Goldman Sachs Group dalam laporannya yang dirilis hari Senin, kembali mengulang proyeksinya harga emas dapat menyentuh area yang lebih rendah dari $1.000 per troy ons. Pekan ini, data penting Nonfarm Payrolls yang dirilis hari Jumat (7/8) akan menjadi penantian investor untuk mendapatkan mencari petunjuk waktu kenaikan suku bunga AS yang pertama kalinya dalam hampir satu dekade.

Harga emas berakhir di level $1086.50 per troy ons, dengan level tertinggi harian $1097.67 dan level terendah harian $1085.72.