Emas Tertekan Faktor Kenaikan Bursa Saham Eropa

author

CF Forex

Share Post
Mengakhiri perdagangan Kamis dini hari tadi harga emas mengalami penurunan tajam (4/6). Harga logam mulia terpukul mundur setelah bursa saham mengalami lonjakan. Dengan naik mantapnya bursa saham para pelaku pasar memilih untuk melepaskan instrument investasi yang tidak memiliki imbal hasil tinggi seperti emas. Data ekonomi Amerika Serikat yang dirilis malam tadi cukup mengesankan.

Data dari sektor swasta menunjukkan non farm payroll mengalami peningkatan sebesar 201 ribu orang bulan Mei lalu. Kenaikan NFP di sektor swasta tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan kenaikan di bulan April yang hanya sebesar 165 ribu orang.

Harga emas pada perdagangan tadi malam mengalami tekanan akibat kenaikan bursa saham Eropa dan Amerika Serikat. Optimisme bahwa Yunani akan mampu mencapai kesepakatan yang dibutuhkan untuk menghindar dari kebangkrutan telah mengembalikan hasrat para investor ke bursa saham kawasan euro. ECB juga menegaskan komitmennya untuk melakukan kebijakan moneter longgar.

Di akhir perdagangan Kamis dini hari harga emas spot terpantau mengalami pelemahan tajam. Harga logam mulia tersebut mengalami penutupan di posisi 1.184,90 dollar per troy ons. Dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan sebelumnya terjadi pelemahan sebesar 7,80 dollar atau 0,65 persen. Harga emas berjangka Comex untuk kontrak bulan Agustus ditutup melemah sebesar 9,5 dollar dan ditutup di level 1.184,90 dollar per troy ons.

Pada perdagangan hari ini, harga emas berpotensi mengetes level resistance pada posisi 1.190 dollar per troy ons. Jika berhasil ditembus harga akan melanjutkan kenaikan lagi ke posisi 1.200 dollar. Sedangkan jika terjadi pergerakan yang melemah harga akan mengetes level support pada posisi 1.180 dollar. Jika berhasil ditembus harga akan melanjutkan pelemahan ke posisi 1.175 dollar.