Data Kerja AS Semakin Mengekang Emas

author

CF Forex

Share Post
Harga emas berjangka berakhir rendah pada hari Jumat, berada di level terendah mereka dalam hampir tiga bulan dan penurunan untuk pekan ketiga beruntun, setelah lonjakan yang lebih besar dari perkiraan dalam laporan non farm payroll bulan Mei.

Harga emas untuk pengiriman bulan Agustus di Comex turun $7.10, atau 0.6% untuk berakhir di $1,168.10/onz. Harga berakhir di level terendah sejak 18 Maret. Untuk pekan ini, harga telah turun sekitar 1.8%.

Departemen perdagangan AS mengatakan bahwa ekonomi AS menambahkan 280,000 pekerja baru di bulan Mei, ini adalah lonjakan yang terbesar sejak akhir 2014 dan sedikit di atas perkiraan untuk pembacaan kenaikan 210,000 tenaga kerja dari survei Market Watch. Tingkat pengangguran naik sedikit menjadi 5.5% dari 5.4%.

Kepala analis dari Ava Trade mengatakan bahwa angka non farm payroll "terlihat sangat kuat." Dia menambahkan bahwa dorongan terbesar justru hadir dalam pertumbuhan upah, yang telah berikan kepercayaan yang dibutuhkan oleh" Federal Reserve untuk naikan suku bunga pada tahun ini. Data tersebut telah membuat dollar menguat terhadap serangkaian mata uang utama yang termasuk euro.

Ketidakpastian pada Yunani masih menjadi faktor besar di pasar. Yunani pada hari Kamis mengatakan bahwa mereka akan memilih untuk menggabungkan serangkaian pembayaran mingguan di bulan Juni kepada IMF menjadi pembayaran tunggal pada akhir bulan ini. Langkah tersebut terlihat tidak baik terhadap resiko krisis hutang mereka saat ini.

Keputusan Yunani untuk menunda pembayaran sebesar 300 juta euro ($338 juta) sampai akhir bulan ini, bersamaan dengan pembayaran lainnya semakin menunjukkan bahwa meskipun ada beberapa jaminan, kesepakatan untuk Yunani belum tercapai, ucap analis dari GoldForecaster.com dan sampai kesepakatan tercapai, diperkirakan akan tetap berlangsung "volatilitas yang hebat dalam pasar mata uang."