Sempat Jatuh Dibawah $1.200, Emas Mencoba Bangkit

author

CF Forex

Share Post
Perdagangan emas dan perak pada hari Rabu (27/5), mencoba bangkit kembali dengan diperdagangkan lebih tinggi setelah mengalami penurunan tajam ketika dollar permintaan dollar AS meningkat akibat pulihnya pertumbuhan ekonomi Amerika.

Berlangsungnya perdagangan di sesi Asia, emas berjangka pengiriman Agustus telah diperdagangkan lebih tinggi dengan mencatat kenaikan sebesar 0.07% di level $1.188.60 per troy ounce di divisi Comex, New York Mercantile Exchange. Pergerakan harga emas sejak pagi ini terlihat bergerak menyentuh level $1.186.80 untuk sesi terendah harian dan level $1.189.20 untuk sesi tertinggi harian.

Sedangkan untuk perak berjangka pengiriman Juli diperdagangkan lebih tinggi 0.23% di level $16.785 per troy ounce. Harga perak sejak pagi ini telah terpantau bergerak menyentuh level $16.708 untuk sesi terendah harian dan level $16.793 untuk sesi tertinggi harian.

Harga emas berjangka pada pagi ini telah mencoba untuk bergerak ke garis hijau setelah jatuh kembali ke bawah level $1.200 di sesi sebelumnya. Tekanan kuat yang menekan harga emas terpuruk di sesi sebelumnya telah dipengaruhi oleh membaiknya ekonomi Amerika, hasil tersebut telah mendorong dollar AS menguat dan justru melemahkan harga emas mengingat pergerakan harga logam cenderung berlawanan terhadap greenback.

Berdasarkan laporan resmi yang dirilis oleh Biro Sensus menyebutkan bahwa durable goods orders As telah alami kenaikan sebesar 0.5% di bulan April, setelah alami kenaikan sebesar 0.3% di bulan Maret.

Laporan lainnya yang telah dirilis oleh Conference Board menyatakan bahwa kepercayaan konsumen AS mengalami peningkatan yang disesuaikan secara musiman menjadi 95.4 di bulan Mei dari 94.3 di bulan April.

Di waktu yang bersamaan, sebuah laporan resmi yang dirilis oleh Biro Sensus menyatakan bahwa penjualan rumah baru di AS telah alami kenaikan, yang disesuaikan secara musiman menjadi 517K di bulan April dari 484K di bulan Maret.

Sementara itu, yang menjadi faktor lain menurunnya harga emas berjangka telah dipicu oleh oleh pernyataan Janet Yellen pada hari Jumat lalu yang mengatakan bahwa kenaikan suku bunga oleh bank sentral masih bisa terjadi hingga akhir tahun 2015 ini, jika ekonomi Amerika terus melanjutkan peningkatan. (Aditya Arief)