Prospek Pengetatan Moneter Meniup Penjualan Emas

author

CF Forex

Share Post
Emas menyentuh level tertinggi 3-bulan setelah Dollar semakin dibebani data terbaru AS yang sekaligus menurunkan ekspektasi kenaikan suku bunga dalam waktu dekat di negara perekonomian terbesar dunia tersebut. Klaim pengangguran AS pada pekan lalu hampir menyentuh level terendah 15-tahun, namun data lain menunjukkan penguatan Dollar dan rendahnya harga minyak telah menekan inflasi produsen di bulan April.

Analis yang diwawancarai Wall Street Journal menilai secara keseluruhan, kondisi perekonomian global masih mendukung perdagangan emas. Tingkat inflasi di Eropa dan negara-negara lain masih cenderung lemah sehingga tingkat suku bunga global juga masih akan rendah. Di sisi lain, bullion mengacuhkan penguatan saham-saham global pada hari Kamis, keadaaan yang biasanya dapat mengurangi pesona emas sebagai aset pelindung terhadap resiko.

Secara terpisah, World Gold Council melaporkan permintaan global untuk emas turun 1% di Q1 karena adanya penurunan permintaan perhiasan China. Investor lokal beralih ke pasar saham yang permintaannya pada bulan lalu meningkat pesat. Meskipun demikian, China menjadi konsumen terbesar emas di kuartal pertama, menggeser India. (YS)