Pergerakan Dollar Kembali Melemah

author

CF Forex

Share Post
Dolar terpantau melemah terhadap mata uang utama lainnya pada sesi Jumat (15/5) setelah serangkaian laporan ekonomi AS yang mengecewakan memicu kekhawatiran baru atas kekuatan pemulihan ekonomi di AS.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap perdagangan dari enam mata uang utama terpantau stabil di 93,39.

Euro menguat dengan EURUSD naik 0,20% ke 1,1427, dekat dengan titik tinggi tiga bulan pada sesi Kamis yaitu 1,1444.

University of Michigan (UoM) mengatakan dalam laporan awal bahwa indeks sentimen konsumen jatuh ke level terendah tujuh bulan sebesar 88,6 bulan ini dari 95,9 pada bulan April.

UoM juga mengatakan bahwa ekspektasi inflasi untuk 12 bulan ke depan mencapai 2,9% bulan ini dari 2,6% pada bulan April.

Selain itu, Federal Reserve melaporkan bahwa produksi industri AS turun 0,3% pada bulan April, mengalahkan ekspektasi untuk kenaikan 0,1%. Produksi manufaktur AS tercatat datar bulan lalu, dibandingkan dengan ekspektasi untuk kenaikan 0,2%.

Data datang setelah Federal Reserve Bank of New York mengatakan indeks manufaktur Empire State naik menjadi 3,9 di bulan Mei dari 1,19 bulan sebelumnya.

Di sisi lain, pound menguat dengan GBPUSD naik 0,13% ke level 1,5795, kembali mendekati puncak enam bulan pada sesi Kamis dari 1,5816.(Edo Bramantio)