Emas Masih Bergerak Lemah

author

CF Forex

Share Post

Meski dollar kembali melemah pada perdagangan Rabu, namun emas gagal melanjutkan momentum penguatan dua hari sebelumnya, dan berakhir melemah tipis. Emas melemah menyusul pernyataan dua pejabat Federal Reserve, selain itu emas yang tidak memberikan imbal hasil juga mendapat tekanan dari kenaikan yield Treasury AS tenor 10 tahun ke level tertinggi dua bulan.

Automatic Data Processing Inc. melaporkan sektor swasta AS menambah 169.000 tenaga kerja di bulan April, jauh di bawah ekspektasi analis sebesar 200.000. Data tersebut dapat menjadi sinyal awal lemahnya data non-farm payrolls yang akan dirilis pada hari Jumat, membuat dollar merosot tajam. Indeks dollar terhadap mata uang utama turun sekitar 1%.

Chairwomen The Fed, Janet Yellen, mengatakan risiko stabilitas finansial pada saat ini masih moderat, dan tidak meningkat. Sementara Presiden The Fed Atalanta, Dennis Lockhart, mengatakan tidak terlalu khawatir dengan rendahnya pertumbuhan ekonomi di kuartal pertama.

Buruknya data ekonomi AS, sementara masih optimisnya para pejabat The Fed, membuat pelaku pasar semakin sulit memperkirakan kapan bank sentral AS tersebut akan menaikkan suku bunga, yang berdampak pada pergerakan emas yang tidak menentu pada hari Rabu.

Emas ditutup pada level $1.192,05, pada perdagangan Rabu, dengan level tertinggi harian $1.197,60, dan terendah $1.188,21.(pap)