Emas Bergerak ke Zona Hijau

author

CF Forex

Share Post

Perdagangan bursa komoditas logam berjangka di hari Senin(4/5), harga emas dan perak terpantau mengalami kenaikan setelah alami penurunan tajam ke level rendah dalam 6 minggu, ketika pasar tengah memusatkan perhatiannya terhadap pergerakan harga dollar AS ditengah spekulasi kenaikan suku bunga di wilayah Amerika.

Berlangsungnya perdagangan di sesi Asia, emas berjangka pengiriman Juni telah diperdagangkan lebih tinggi dengan mencatat kenaikan sebesar 0.29% di level $1.178.00 per troy ounce di divisi Comex, New York Mercantile Exchange. Pada pagi ini, harga emas telah bergerak menyentuh level $1.176.90 untuk sesi terendah harian dan level $1.179.20 untuk sesi tertinggi harian.

Sedangkan untuk perak berjangka pengiriman Juli juga diperdagangkan lebih tinggi dengan mencatat kenaikan sebesar 0.36% di level $16.197 per troy ounce. Harga perak pada pagi ini telah terpantau bergerak menyentuh level $16.133 untuk sesi terendah harian dan level $16.197 untuk sesi tertinggi harian.

Harga emas terlihat mencoba kembali alami kenaikan pada pagi ini, setelah mengalami penurunan tajam ke level rendah 6 minggu sejak hari Jumat lalu ketika spekulasi atas kenaikan suku bunga di wilayah AS telah memutar perhatian pasar untuk memantau pergerakan harga dollar.

Pada hari Jumat lalu, permintaan dollar AS terlihat meningkat ditengah tanda-tanda bahwa pertumbuhan ekonomi AS akan stabil setelah alami pelemahan belakangan ini.

Peningkatan pertumbuhan ekonomi AS ini telah ditandai dengan meningkatnya aktifitas manufaktur AS di bulan April, yang mana berdasarkan laporan resmi dari Institute for Supply Management menyatakan bahwa PMI Manufaktur AS terlihat stabil yang disesuaikan secara musiman menjadi 51.5 di bulan April dari 51.5 di bulan Maret.

Sementara itu pada pagi ini nantinya pasar akan dihadapkan dengan sebuah laporan resmi aktifitas manufaktur Tiongkok dan izin bangunan di wilayah Australia, yang mana data tersebut diperkirakan akan memberikan gejolak pergerakan bagi harga logam.

Jika laporan tersebut menekan harga dollar untuk mengalami pelemahan, maka peluang harga emas berjangka melanjutkan kenaikan dapat terjadi mengingat pergerakan keduanya cenderung berlawanan satu sama lain. Namun apabila laporan ekonomi tersebut mendorong dollar AS mengalami penguatan, maka harga logam berjangka berpotensi mengalami penurunan. (Aditya Arief)