Harga Emas Makin Anjlok untuk 8 Sesi Berturut-turut

author

CF Forex

Share Post
Harga emas di akhir perdagangan Kamis dini hari lagi-lagi terseret ke penutupan di teritori merah (12/3). Pada penutupan perdagangan tersebut harga emas mencapai posisi paling rendah sejak bulan November. Harga emas menggenapi penurunan untuk 8 sesi berturut-turut di tengah kenaikan dollar AS akibat ekspektasi bahwa Fed akan segera menaikkan suku bunga acuan di negara tersebut.


Nilai tukar dollar AS mengalami lonjakan hingga nyaris ke level 12 tahun tertinggi. Para pelaku pasar makin kuat berspekulasi bahwa suku bunga acuan di Amerika Serikat akan dinaikkan setidaknya pada bulan Juni mendatang.

Harga emas juga mengalami tekanan setelah bursa saham Eropa menguat. Kenaikan bursa saham membuat asset safe haven seperti emas mengalami penurunan. Meskipun demikian penurunan harga emas telah membuat kembalinya minat para pelaku pasar untuk melakukan pembelian sehingga kondisi ini bisa menciptakan support pada harga.

Harga emas spot pada akhir perdagangan dini hari tadi ditutup pada posisi 1155,10 dollar per troy ons. Harga emas spot tersebut mengalami penurunan sebesar 6,55 dollar atau setara dengan 0,52 persen dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya. Harga emas sempat mengalami penurunan hingga ke level 1147,35 dollar, terendah sejak bulan November lalu.

Harga emas berjangka Comex pada penutupan perdagangan dini hari tadi juga tampak mengalami penurunan signifikan. Harga emas berjangka untuk kontrak April tergerus turun sebesar 0,8 persen pada posisi 1151 dollar per troy ons, terendah sejak tanggal 6 November.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga emas spot LLG akan kembali membukukan penurunan, meskipun saat ini sedang berada dalam pola rebound. Harga emas sulit untuk mempertahankan pergerakan rebound dengan solid di tengah kenaikan nilai tukar dollar akibat potensi kenaikan suku bunga acuan Fed. Potensi rebound teknikal sudah terbuka tetapi belum cukup kuat.

Pada perdagangan hari har ini harga emas berpotensi mengetes level resistance pada posisi 1160 dollar per troy ons. Jika berhasil ditembus harga akan melanjutkan kenaikan lagi ke posisi 1166 dollar. Sedangkan jika terjadi pergerakan melemah lanjutan harga akan mengetes level support pada posisi 1150 dollar. Jika berhasil ditembus harga akan melanjutkan kenaikan ke posisi 1145 dollar.

Sumber : Vibiznews