Dolar AS Tetap Rendah Setelah Data AS

author

CF Forex

Share Post
Dolar tetap rendah terhadap mata uang utama lainnya pada sesi Senin, di saat para investor terus mengunci keuntungan dari rally greenback ke level tertinggi dalam 11,5 tahun dan setelah data AS yang mengecewakan mengurangi optimisme atas kekuatan ekonomi.

Data resmi sebelumnya menunjukkan bahwa produksi industri AS naik hanya 0,1% pada bulan Februari.

Output manufaktur turun 0,1% di saat produksi mobil jatuh, menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi bisa melambat pada kuartal pertama. Laporan lain menunjukkan bahwa pertumbuhan aktivitas manufaktur di New York State melambat pada bulan Maret karena penurunan pada jumlah pesanan baru.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap perdagangan tertimbang dari enam mata uang utama turun 0,69% menjadi 100,02, masih dekat dengan titik tertinggi sesi Jumat yaitu 100,78.

EURUSD naik 0,76% menjadi 1,0575, menarik diri dari posisi rendah 12 tahun (1,0460).

Dolar stabil terhadap yen, dengan USDJPY di level 121,31 dan lebih tinggi terhadap franc Swiss, dengan USDCHF turun 0,09% menjadi 1,0064.

Sterling menguat, dengan GBPUSD naik 0,30% menjadi 1,4792, naik dari hampir lima tahun terendah pada sesi Jumat (1,4696).

Dolar Australia dan Selandia Baru naik, dengan AUDUSD naik 0,23% menjadi 0,7653, sementara NZDUSD naik 0,52% menjadi 0,7381. Di tempat lain, USDCAD sedikit berubah, mendekati titik tertinggi enam tahun di 1,2785.(Edo Bramantio – FR)

Sumber : Financeroll