BOJ Melakukan Peningkatan Untuk Melancarakan Program Stimulus

author

CF Forex

Share Post
BOJ mempertahankan program stimulus besar-besaran yang tidak berubah pada hari Selasa dari 8-1 orang jatuh meskipun laju inflasi, menunjukkan bahwa harga masih berpeluang untuk melanjutkan kekuatannya dalam 1 tahun, tanpa adanya tindakan tambahan.

BOJ mengatakan mereka akan mengadakan market operations untuk membantu memperluas laju tahunana basis moneter sejumlah 80triliun yen.

"Kebijakan pelonggaran kuantitatif dan kualitatif memberikan efek yang diinginkan" Gubernur BOJ Haruhiko Kuroda mengatakan pada conferensi pers " Tidak ada sama sekali perubahan sikap kami dalam pencapaian target inflasi 2% dalam waktu singkat, 2 tahun". Namun, BOJ merevisi penurunan Outlook inflasi, penurunan harga minyak merupakan alasan dibalik pelemahan inflasi. Kuroda mengatakan bahwa penurunan harga minyak sementara dapat menyeret harga negara konsumen ke wilayah negatif, tetapi tekanan pada kebijakan akan diberlakukan pada akhir 2 dekade deflasi dan pertumbuhan yang lamban.

"BOJ kemungkinan akan meningkatkan program pembelian aset pada pertengahan tahun ini, khususnya dengan rendahnya harga minyak memberikan dampak yang besar pada indeks harga konsumen yang menyebabkan terhambatnya pencapaian target inflasi" kata Stephen Sheung, Kepala Strategi Investasi SHK Private.

Pada perdagangan sesi terakhir USDJPY tidak banyak berubah dari 121.38 konsolidasi ke level antara 120.60 dan 122.02.

Pada sisi bawah support minor di 121 dan jika break dapat turun menyentuh target 120.50/119.90. Minor Resistance USDJPY menyentuh level 122.20 dan jika break dapat menurun menyentuh target 123/124.13

"USDJPY : 1221.30 -121.52 Overnight range, Pertemuan BOJ non-event. Pilihan besar pada 121.00 ($930mn), 121.75 ($700mn) dan 122.00 ($612mn) keep spot range bound. Tighter US/JA 2y spread (77bp) dan kenaikan data US ", kata Societe Generale.