Emas Dibayangi Aksi Jual, Minyak Mentah Naik

author

CF Forex

Share Post
Pada sesi transaksi akhir pekan kemarin, Emas anjlok di bawah level 1250, dipicu oleh laporan US non-farm payroll yang berlabel “lebih bagus dibandingkan sebelumnya”. Potret cerah data US payroll juga efektif mendongkrak performa dollar terhadap rival karensi utama lainnya.

US payroll bertambah 257.000 pada bulan Januari. Namun revisi data US payroll untuk bulan Desember, tercatat lebih tinggi menjadi 329.000 dari estimasi sebelumnya, 252.000. Sementara laju pengangguran lebih tinggi menjadi 5.7%, bersamaan dengan peningkatan partisipasi tenaga kerja

Penguatan data US payroll juga berimplikasi pada kinerja imbal hasil obligasi AS. Lebih jauh, imbal hasi obligasi AS untuk pagu 2 tahun (sebagai barometer ekspektasi suku bunga dalam periode pendek), naik 8 basis point menjadi 0.6%. Hal ini mengindikasikan bahwa pasar tetap optimis terhadap wacana kemungkinan Fed menaikkan suku bunga

Logam mulia lainnya, yaitu Perak juga mengalami nasib serupa dengan Emas, setelah pada sepanjang sesi transaksi hari Jumat pekan kemarin menyisakan jejak candle berpola bearish engulfing .

Sementara komoditi unggulan lainnya, yaitu Minyak Mentah sukses menjejaki grafik naik selama dua pekan bersinambung dan pada akhir pekan kemarin, ditutup pada level 52.12 setelah menyapa level high 54.23

Sinyal penguatan pemulihan ekonomi di Amerika Serikat dan berita terkait kekerasan di Libya, menjadi dua factor katalis bagi geliat Minyak Mentah setelah sempat bersimpuh pada level terendah dalam 6 tahun, yaitu 43.59 pada tanggal 29 Januari lalu.

Berkurangnya jumlah pengeboran minyak mentah di Amerika Serikat juga sebagai factor yang tidak bisa diabaikan atas recovery harga Minyak Mentah, karena akan berdampak pada berkurangnya kecemasan atas kesenjangan supply dan demand.

Dari aspek teknikal, peluang mempertahankan ritme bullish bagi Minyak Mentah akan mendapat ujian awal pada level 54.23 dan 54.55. Jika tembus di atas 54.55 berpeluang mengusik resisten 55.70 dan 56.00.Fase koreksi akan menjumpai perlawanan ketat pada area 50.85 hingga 49.60.

Deretan resistensi Emas terletak pada level 1244.50; 1254.50 dan 1259.50. Sedangkan target ekstensi bearish antara lain 1219.50; 1200.00 dan 119.50

Support kritis Perak adalah 16.30; dengan target susulan, 16.00 hingga 15.00. Sedangkan area resisten terletak sejak 17.00; 17.40 dan 17.70

Sumber : Financeroll