Neraca Perdagangan Jepang Defisit di Bulan Desember

author

CF Forex

Share Post
Neraca perdagangan di bulan Desember mengalami penurunan dari proyeksi sebelumnya, Senin (26/1). Dipicu dari kekuatan perekonomian AS yang sudah mulai pulih. Untuk bulan Desember, defisit perdagangan turun ke Y660.7 miliar, dari tahun sebelumnya Y735.1 miliar. Disamping itu, neraca perdagangan bulanan juga ditambah penurunan harga minyak yang rendah, membatasi pertumbuhan impor sebesar 1,9%.

Angka defisit menimbulkan catatan kepada Perdana Menteri Shinzo Abe, yaitu masih banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan jika ingin memperbaiki ketidakseimbangan perdagangan bangsa untuk jangka panjang.

Abe telah mencoba untuk memacu pertumbuhan ekonomi dengan membangkitkan ekspor melalu pelemahan mata uang yen. Tetapi pertumbuhan ekspor selama dua tahun dengan banyak produsen tumbuh seperti Amerika Serikat dan Asia, bukannya mengekspor dari Jepang.

Kecenderungan itu jelas dari data tahun lalu, pertumbuhan impor melewati 5,7% dibandingkan dengan sebelumnya 4,8%. Akan tetapi, optimis dapat berubah jika harga minyak mentah mngambil kendali lagi, atau jika ekonomi dunia tumbuh lebih lambat daripada yang diharapkan untuk tahun ini.

USDJPY melemah -0.37% ke level 117.36, pair ini berkonsolidasi ke level support 117.27 dan ke level resisten 117.75.

Dari neraca perdagangan negeri sakura ini mengalami defisit ke -0.71T dari bulan sebelumnya 0.83T, pasar memproyeksikan -0374T. Selain itu, ekspor ke tiongkok mengalami kenaikan 4.3%, ekspor ke Asia naik 11.0%, ekspor ke AS naik 23.7%. BoJ juga memperkirakan target inflasi yang direvisi ke 1.0% jauh di bawah taget dari bank sentral.

Sumber : Financeroll