Kurs Euro Melemah dan Semakin Redup

author

CF Forex

Share Post
Euro pada perdagangan minggu ini (19-24 Jan) secara umum terpantau menunjukkan tren melemah terhadap Dollar AS. Perdagangan pasangan mata uang EUR/USD ini setelah dibuka pada kisaran 1.156 di awal minggu perdagangan telah turun sekitar -351 pips atau sekitar -3.04 % dan ditutup pada kisaran 1.12084.

Dikemukakan bahwa melemahnya mata uang Euro pada minggu ini terkait dengan laporan dari lembaga riset ekonomi dan bisnis Markit bahwa sektor manufaktur Jerman mengalami pelemahan kinerja, diluar ekspektasi.

Perkembangan tersebut ditunjukkan dengan penurunan pada indikator ekonomi German Flash Manufacturing PMI yang berkurang ke angka 51.0 dari nilai periode lalu yaitu 51.2. Perkembangan yang tidak terlalu menggembirakan tersebut menunjukkan performa yang lebih rendah dari estimasi sejumlah ekonom, yang memperkirakan akan dapat naik ke angka 51.8. Euro terpantau bergerak turun merespon perkembangan tersebut.

Pada perdagangan pada minggu mendatang ( 26 – 31 Januari ), range normal perdagangan EUR/USD mingguan diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 1.0998 lalu kemudian di 1.0789. Sedangkan level resistance pada kisaran 1.1548 kemudian pada 1.1888.

Pergerakan pasangan mata uang ini diperkirakan akan dipengaruhi oleh beberapa rilis data ekonomi yang diantaranya adalah : Spanish Flash GDP q/q, CPI Flash Estimate y/y.

Sumber : Vibiznews