Euro Bersanding Di Area Merah

author

CF Forex

Share Post
Pergerakan Euro melemah menuju level terendah dalam 9 tahun seiring timbulnya spekulasi bahwa European Central Bank President Mario Draghi akan menjalankan kebijakan quantitative easing.

Kebijakan quantitative easing yang telah dirancang oleh bank sentral Eropa tersebut adalah bertujuan untuk meredam resiko deflasi yang timbul dan rencana akan mulai dijalankan dalam waktu dekat ini.

Sedangkan dolar Amerika tampak menguat mendekati rekkor level tertinggi seiring berbagai kegiatan persiapan yang dilakukan oleh Federal Reserve terkait kenaikkan tingkat suku bunga yang akan berlaku pada 2015 ini.

Kami berpendapat bahwa pergerakan euro selanjutnya berpotensi melemah karena disinyalir bahwa Jerman sepertinya keberatan dengan rencana bank sentral Eropa tersebut namun dikesampingkan oleh Mario Draghi.

Pelemahan euro ini juga diakibatkan oleh suasana pemilihan umum Yunani yang nantinya akan menentukan nasib Yunani di zona-euro karena Partai Syriza sebagai pertai sayap kiri diperkirakan menang.

Data Eropa yang akan dirilis seperti data CPI diperkirakan hasilnya meningkat dan data unemployment rate diperkirakan hasilnya tetap sebenarnya cukup mampu menahan pelemahan euro meskipun hanya sesaat.

Sementara data Amerika yaitu data trade balance diperkirakan hasilnya menurun dan data crude oil inventories diperkirakan hasilnya meningkat akan membuat pergerakan dolar menguat terbatas.

Sumber : Financeroll