Analisa Fundamental Forex dan Emas Hari Ini Tgl 22 Januari 2015

author

CF Forex

Share Post
  • USDJPY
BoJ mempertahankan kebiajakn pelonggaran moneter besar-besaran dan tidak mengubah pandangannya tentang ekonomi, tetapi bank sentral memangkas perkiraan inflasi untuk tahun fiskal berikutnya disebabkan berlimpahnya supply minyak belakangan ini dan penurunan harga telah menghambat upaya inflasi BoJ
Yen menguat terhadap dollar akibat keputusan BoJ.
  • EURUSD
Pasar dan pembuat kebijakan seharusnya tidak terlalu berfokus kepada hasil pertemuan kebijakan ECB, demikian disampaikan oleh anggota Dewan kebijakan ECB, Ewald Nowotny. Dia menolak untuk berkomentar mengenai apa yang akan diharapkan pada pertemuan tersebut.

Euro sedikit terangkat kelevel 1,1600 setelah laporan ekonomi Jerman akan tumbuh sebesar 1,5% ditahun 2015. Hari ini ECB mengadakan pertemuan pertamanya ditahun ini dimana para pelaku pasar berspekulasi bahwa ECB akan mengumumkan program stimulusnya hari ini, jika demikian maka euro diprediksi akan tambah anjlok.
  • GBPUSD
Sterling jatuh mendekati level terendah 18 bulan terhadap dollar pada Rabu kemarin, setelah minutes sidang BoE  menunjuka 2 anggota telah menhentikan seruan mereka mengenai kenaikan suku bunga. Pound sempat rebound dari level terendahnya diakhir sesi Eropa seiring rebound euro terhadap dollar, namun masih tercatat melemah seperempat persen terhadap dollar pada perdagangan kemarin dan melemah 0,7 persen terhadap euro.
  • AUDUSD
Dollar Aussie kembali lanjutkan pelemahannya dihari Rabu, menyusul pelemahan dihari sebelumnya. Pelemahan aussie akibat rilis data China yang menunjukan pertumbuhan ekonominya yang paling lambat dalam dua dekade terakhir.

Aussie kembali melemah dihari Kamis akibat aksi jual yang berlebihan. Aussie telah bergerak merangkak naik diawal tahun ini dengan berada diatas level 0,8200 dan ini tentunya berlawanan dengan outlook yang disampaikan RBA bulan lalu dimana bank sentral menghendaki nilai tukar aussie lebih rendah lagi.

Emas mengalami penurunan pada hari rabu setelah sebelumnya menguat dalam 7 hari berturut-turut. Penurunan emas terjadi akibat spekulasi ECB bakal meluncurkan stimulus 50 miliar euro untuk pembelian obligasi pemerintah, hal ini menyebabkan merebaknya kasi profit taking emas.

Penguatan emas beberapa hari ini didukung oleh kecemasan terhadap ekonomi dan politik dikawasan euro dan meningkatnya eskalasi geopolitik Ukraina-Rusia.

Emas melemah setelah tidak mampu mempertahankan diri dilevel $1300

Sumber : Asiaroxy