Gagal Naik, Pound Masih Terdesak Turun

author

CF Forex

Share Post
Sterling pada perdagangan minggu ini (15-20 Desember), secara umum terpantau menunjukan tren melemah terhadap Dollar AS. Perdagangan pasangan mata uang GBP/USD ini setelah dibuka pada kisaran 1.5721 di awal minggu perdagangan telah turun sekitar -90 pips atau sekitar -0.57 % dan ditutup pada kisaran 1.5631.

Analis Vibiz Research Center mengemukakan bahwa melemahnya mata uang Sterling pada minggu ini terkait dengan laporan dari Office for National Statistics yang mengumumkan kepada publik bahwa sektor ketenagakerjaan di Inggris masih belum menunjukkan kinerja membaik seperti harapan sebelumnya.

Perkembangan tersebut ditunjukkan dengan fundamental ekonomi Unemployment Rate yang masih menunjukkan angka 6.0% sama dengan nilai pada periode sebelumnya yaitu 6.0%. Angka tersebut menunjukkan performa yang lebih buruk dari estimasi sejumlah ekonom, yang memperkirakan akan dapat turun ke angka 5.9%.

pada perdagangan pada minggu mendatang ( 22 -26 Desember ), range normal perdagangan GBP/USD mingguan diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 1.5519 lalu kemudian di 1.5407. Sedangkan level resistance pada kisaran 1.5763 kemudian pada 1.5896.

Pergerakan pasangan mata uang ini diperkirakan akan dipengaruhi oleh beberapa rilis data ekonomi yang diantaranya adalah : BBA Mortgage Approvals dan Final GDP. (q/q)


Sumber : Vibiznews