Ringkasan Kalender Forex Minggu Lalu

author

CF Forex

Share Post

Kita perlu melihat pada event-event utama yang menggerakkan pasar minggu yang lalu supaya bisa mengikuti perkembangan kenaikan atau penurunan yang terjadi dari indikator utama yang ada dalam kalender forex dan memiliki pandangan kedepan. 

Berikut ini adalah ringkasan event-event utama yang menggerakkan pasar minggu yang lalu:

Penjualan ritel AS yang lemah mengirim pasar saham turun dan memicu penjualan dolar AS. Klaim pengangguran yang terbaik dalam 14 tahun dan beberapa angka Ok lainnya tidak bisa menaikkan matauang AS ini, terutama setelah anggota FOMC Bullard menyarankan untuk melanjutkan QE karena ekpektasi inflasi yang lebih rendah.

Kelemahan di regional yang lain tidak menolong matauang AS ini. Di zona Euro, keyakinan bisnis Jerman negatif, pemerintah Jerman memangkas perkiraan dan imbal hasil meroket di pasar obligasi di area peripheral seperti di tahun 2012. Di Inggris, inflasi berada pada kerendahan selama 5 tahun dan tidak semuanya angka pengangguran bersinar. Kejatuhan harga minyak memberikan kontribusi terhadap kenaikan USD/CAD keketinggian selama 5 tahun tetapi hal ini tidak berlangsung lama. Kiwi menikmati kenaikan di dalam harga susu. Yen menikmati lingkungan yang terhindar dari resiko. Didalam semuanya, matauang-matauan membuat pergerakan yang besar.

Hal-hal yang positip yang terjadi pada minggu lalu:
  1. Initial jobless claims keluar di angka 264.000, angka terendah sejak tahun 2000. 
  2.  Consumer confidence University of Michigan muncul diangka 86.4, yang terbaik sejak 2007
  3. Housing starts naik ke 1.017mm, sedikit lebih baik dari yang diperkirakan yang disebabkan oleh kuatnya multi-family starts.
  4. Indeks Philly Fed muncul di 20.7, bulan keempat berturut-turut diatas 4 untuk pertamakalinya sejak 2004.
  5. Refinance applications naik 10.6%, tertinggi sejak bulan Juni.
  6. Harga Gasoline jatuh ke level terendah sejak 2011.
  7. Russell 2000 sesungguhnya berakhir naik 2.8% diminggu lalu.
Hal-hal yang negatip yang terjadi pada minggu yang lalu:
  1. Penjualan ritel muncul lemah, angka Core turun 0.1% m/o/m dibandingkan dengan perkiraan akan naik sebesar 0.4%.
  2. S&P 500 jatuh sebesar 9.8% dari ketinggian sepanjang masa 4 minggu yang lalu.
  3. CPI Cina naik 1.6% y/o/y, kenaikan yang paling lambat sejak 2010.
  4. Indeks home builder NAHB turun ke 54.
  5. Indeks optimisme usaha kecil NFIB turun ke 95.3, terendah dalam 3 bulan.
  6. Imbal hasil obligasi 10 tahun dengan cepat turun dibawah 2% karena investor panik mencari keamanan penurunan dalam sehari terbesar sejak 2011.
Sumber : Vibiznews