Yen Melemah, Bank Sentral Eropa Turunkan Suku Bunga

author

CF Forex

Share Post

Jumat pagi WIB (5/9/2014), secara mengejutkan European Central Bank (ECB) menurunkan suku bunga acuannya ke rekor 0,05% dari 0,15% dan mengumumkan rencana untuk membeli portofolio besar efek atau sekuritas beragun aset dan obligasi tertutup dalam denominasi mata uang euro.

Pada konferensi pers yang dilakukan setelah pertemuan Dewan Gubernur ECB, Presiden ECB Mario Draghi mengatakan akan menjalankan langkah-langkah yang baru di putuskan dengan target operasi 'refinancing' dalam dua minggu, yang diperkirakan akan memberikan dampak besar bagi neraca mereka.

ECB memangkas proyeksi pertumbuhan tahun ini menjadi 0,9% turun dari 1,0% sebelumnya dan memangkas proyeksi untuk 2.015-1,6% dari 1,7%. Bank juga menurunkan proyeksi inflasi untuk tahun ini menjadi 0,6% dari 0,7% pada bulan Juni. Dolar naik terhadap yen, dengan USD / JPY naik 0,44% pada 105,24, dan melawan franc Swiss, dengan USD / CHF naik 1,60% pada 0,9324.

Sementara, Yen tergelincir ke level terendahnya sejak 2008 lalu terhadap dollar dan euro dekati level 14 bulan terendahnya, terkait spekulasi bahwa ekonomi AS sedang mengarah ke kenaikan suku bunga pinjaman.

Yen turun sebesar 0.4% ke level 105.71 per dollar pukul 9:23 pagi waktu Tokyo, level intraday terendah sejak Oktober 2008 lalu. Euro ditutup ke level terendahnya sejak Juli tahun lalu, seiring dollar Selandia Baru dan mata uang di emerging-market melemah terhadap dollar AS. Sementara emas turun ke level harga terendahnya sejak 10 Juni lalu. Indeks MSCI Asia Pacific melemah sebesar 0.2%, setelah Bursa Saham Australia melemah dan Indeks Topix Jepang catat gain 0.2%. Indeks Berjangka Standard & Poor 500 stagnan sejalan dengan obligasi Treasury AS dengan tenor 10 tahun perpanjang penurunan.