Hang Seng Berdiri di Zona Merahnya Pada Sesi ke Dua

author

CF Forex

Share Post
Memasuki perdagangan sesi II Rabu (10/9), Indeks Utama Hangseng tetap berada di Zona yang tidak aman disebabkan dari pesimisme kalangan investor terhadap prospek kelanjutan pemulihan ekonomi China menyusul data-data terbaru yang mengecewakan.

PM China - Li Keqiang mengatakan “ada indikasi bahwa ekonomi china akan terus melemah”. Pernyataan tersebut muncul setelah  merilis data pertumbuhan money-supply y/y China yang melambat menjadi 12.8% di bulan Agustus sekaligus merupakan level terendah dalam 5 bulan terakhir. Angka tersebut jauh lebih rendah dibanding bulan sebelumnya yang tercatat 13.5%. Di lantai bursa Hong Kong Sektor perbankan terkoreksi karena terseret anjloknya saham-saham perbankan di bursa Shanghai. Tercatat saham HSBC Holdings PLC melemah 0.6%.

Sedangkan di bursa Shanghai saham China Citic Bank Corp. tercatat (-2.2%), Industrial & Commercial Bank of China Ltd. (-2.1%), dan saham China Merchants Bank Co. (-1.9%).

Sektor properti juga ikut ambruk di pasar Hong Kong yang baru buka hari ini. Setidaknya saham China Resources Land Ltd. (-3.7%), Evergrande Real Estate Group Ltd. (-3.6%), dan saham China Vanke Co. (-3.1%).

Koreksi saham-saham sektor properti terjadi setelah sebuah survei melaporkan bahwa persedian hunian perumahan khususnya di kota-kota besar di wilayah Beijing dan Shanghai meningkat tajam berdasarkan kalkulasi di akhir bulan lalu. Indeks utama Hang Seng (.HSI) tercatat tergerus hingga (-1.70%) atau tenggelam hingga (-427.04) poin pada ksiaran 24763.41.

Sumber : Monexnews