Geopolitik Russia-Ukraina Pengaruhi Pergerakan Emas

author

CF Forex

Share Post
Pergerakan harga emas di sesi Asia Selasa (02/09) pagi ini terbilang datar. ketegangan geopolitik Rusia dan Ukraina masih tak luput dari perhatian para investor. Namun, liburnya pasar Amerika Serikat dalam rangka Hari Buruh-lah yang menyebabkan sepinya perdagangan malam tadi.


Emas untuk pengiriman Desember diperdagangkan pada $1,287.50 per troy ons naik tipis 0.01%. Akhir pekan lalu, harga emas di Comex New York ditutup pada $1,288.20 per troy ons. Sedangkan, harga emas bulion untuk pengiriman cepat anjlok 0.2 persen ke $1,282.96 per ons. Dan pada pukul 9:50 pagi di Singapura, harga emas berada di kisaran $1,283.66.

Para pejabat AS berkerja sama dengan Uni Eropa, tengah menggodok sanksi yang akan kembali mereka jatuhkan pada Rusia. Kali ini, pembahasan tengah mengacu pada waktu pelaksanaan dan tingkat berat-ringannya hukuman. Akibatnya, Rubel Rusia pun ambles ke level rendah terhadap Dolar AS malam tadi.
Pekan lalu, harga emas menyentuh $1,297.60 per ons, level tertingginya sejak tangal 20 Agustus. Setelah Presiden Ukraina mengatakan bahwa pasukan tentara Rusia memasuki wilayah konflik, di bagian timur. Ukraina mencurigai bahwa pengiriman pasukan itu ditujukan untuk membantu kelompok separatis pro-Rusia.
Menurut Yang Xi, analis dari Yongan Futures di China, perekonomian AS masih melanjutkan pemulihannya. Sementara, perekonomian di belahan dunia yang lain, termasuk Eropa dan China justru melambat, kebijakan moneter global akan mengalami divergensi. Yang Xi menambahkan bahwa meskipun emas akan terbebani oleh menguatnya Dolar, meningkatnya permintaan safe-haven akibat masalah geopolitik akan menjadi dukungan bagi logam mulia tersebut.